SETIMAN

6 bulan telah berlalu, semua rasa sudah pernah kita lalui bersama, terik,panas,hujan,,,, semua tinggal kenangan, suka duka dijalani bersama. Jerit tangis canda dan tawa mewarnai hari-hari kita,,, ulangan remidi nyontek bahkan sudah menjadi sebuah tradisi dalam kebersamaan kita,,,,,,

Kini semua tinggal kenangan, semua rasa yang pernah kita lalui hanya terasa dalam kenangan,,,,,, detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, dan bahkan hari demi hari tak terasa kian berlalu,,,,,

Namamu tak kan terhapus di dalam hatiku, di telinga ku hanya sebuah nama yang slalu terdengar, sebuah nama yang tak akan pernah terlupakan,,,,”SETIMAN”,,,,,,,,,, sebuah nama kebanggaan dari semua murid kelas x3,,,,

Sangat banyak perbedaan dari kita tapi entah kenapa semua bisa bersama dalam keceriaan,,,, SETIMAN sebuah kelas yang semua karakter anaknya berbeda,

Saya berpesan kepada teman-teman semua, jangan pernah lupakan kebersamaan yang kita pernah lalui, jadikan kenangan ini adalah kenangan terindah,,,, jangan pernah lupakan semua sifat teman-teman kita,,, mulai dari yang lucu, jail, jerit tangis bahkan tangis yang pernah terukir bersama,,,,

Maafkan semua salah saya baik yang sengaja maupun yang tak sengaja,,, semua kejailan saya, teriakan saya,,,,,,,

Saya tak akan melupakan kalian semua,,,,,

Jangan pernah lupakan semua teman-teman kita,,,

Jangan lupain waktu sasmitha waktu sering dperhatiin sama guru biology(jangan marah ya sasmitha), waktu D.A tiba* menangis karena patah hati, jangan perna lupain oktaviana wktu dapet bhs jpang dipanggil sangayusang, jangan lupain cara ngomongmya luh tu yang lelet,,,, jangan lupain DP sering ngomel*, jangan lupain jamika n yoni yang paling jarang bersam kita wktu kita lagi rebut, jangan lupain ross wktu dia ktawa kyak kuda, jangan lupain uty lagi gnomon, jangn lupain wktu mang ayu hamper kpleset di kelas, jangan lupain wktu ika seringmleset*in kata*, janagn lupain dayu sri yang sering keluar klo ada guru gara* dpanggil teman’a, jangan lupain mira yang sering berduaanddpan sam wirawan, jangan lupain tita yang smpet mrang gara* nyuruh kita bayar uang buku, jangan lupain somyy wktu marah* pas lagyy ngumumin ssuatu,

Pokoknya banyak dech,,
love you SETIMAN :*

Geng Motor Menjadi Topik HOT

Belakangan ini geng motor mulai bermunculan lagi. Dengan aksi-aksi kejahatan dan brutal para gengster, banyak warga yang dibuat resah dan menjadi topik hangat yang selalu dibicarakan. Geng motor saat ini diartikan sebagai kelompok sosial yang memiliki tujuan yang sama dari setiap anggotanya tapi cenderung kepada tujuan yang negatif yang ujung-ujungnya mengarah pada tindakan anarkis Mereka seakan mengabaikan dan tidak memperdulika ketertiban, norma-norma dan hukum yang ada. Dengan gampangnya mereka melakukan aksi tidak bertanggung jawab dan tidak jarang menimbulkan korban.
Apalagti dengan para gengster yang beranggotakan sebagian besar remaja berusia belasan tahun. Mereka pasti akan sangat mudah terjerumus dalam hal-hal negative, dengan alasan untuk upaya mereka mencari jati dirinya. Faktor lain yang menyebabkan banyak remaja mengikuti geng motor adalah karena kurangnya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dan keluarganya serta kurangnya media untuk mereka mengaktualisasi bakatnya secara positif. Continue reading “Geng Motor Menjadi Topik HOT”

Beralih ke Pasar Modrn, Pasar Tradisional Semakin Sedikit

Pasar  tradisional saat ini keberadaannya sudah semakin sedikit. Kurangnya minat masyarakat untuk berbelanja ke pasar tradisional  menjadi salah satu faktor yang menyebabkan berkurangnya keberadaan pasar tradisional.

Kurangnya minat masyarakat untuk berbelanja ke pasar tradisional bukannya tanpa alasan, namun sedikitnya  minat masyarakat ke pasar tradisional dikarenakan kurangnya kebersihan dan kenyamanannya pasar. Pemandangan yang tidak nyaman ini sering kita lihat di pasar-pasar tradisional. Seperti tempat sampah yang terdapat di pasar tradisional, penetaannya belum sepenuhnya maksimal. Jarak anatara pedagang dengan tempat sampah terlalu dekat, sehingga bau dari sampah akan tercium hingga ke tempat pedagang.

Belum halnya ketika hujan, karena kebanyakan para pedagang menjajakan barang dagangannya di bawah hanya dengan menggunakan alas tanpa menggunakan atap atau penutup. Sehingga pada saat hujan keadaan pasar akan becek dan kotor. Tentunya hal ini akan menyebabkan kurang bersihnya barang yang dijajakan di pasaran.

Masalah kebersihan sampah ini, tidak hanya menjadi tanggung jawab dari satu pihak saja. Namun masalah ini perlu kerja sama dari semua pihak. Seperti kesadaran dari para pedangang maupun pembeli yang bersama-sama ikut menjaga kebersihan pasar. Mulai dari tindakan yang kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Jika semua pedagang maupun pembeli sadar akan kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya tentu saja masalah sampah di pasar tidak akan menjadi masalah yang serius. Disamping kesadaran masyarakat juga diperlukan dukungan dari pemerintah desa setempat. Seperti menyediakan mobil-mobil pengangkut sampah, membangun tempat sampah yang jauh dari tempat jual beli dll. Tentu saja dukungan dari pemerintah ini sangat bermamfaat bagi pengguna pasar tradisional.

Seperti yang kita ketahui, di pasar tradisional kebanyakan para pedagang berasal dari keluarga yang ekonominya menengah kebawah. Mereka hanya mengandalkan hasil dari berjualan di pasar. Jika semakin hari pasar tradisional semakin sepi maka nasib pedagang kecil di pasar tradisional akan terancam tidak dapat berjualan di pasar tradisional lagi. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang kecil di pasar tradisional ini. Wanita yang akrab di panggil buk tut ini mengaku bahwa dirinya hanya mengandalkan hasil jualan di pasar untuk memenuhi kebutuhan sahari-hari. “ jika pasar sedang sepi, saya harus menghemat pengeluaran,” ujarnya.